Sabtu, 01 Oktober 2011

Canggih! Trik Menyelesaikan Soal Matematika Kurang Dari 10 detik


Mendengar kata “Matematika” pasti kebanyakan orang beranggapan susah lah, rumit lah, atau menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengerjakan 1 soal saja.

Nah, sekarang saya akan memberikan trik cepat menyeleasaik soal matematika. Pasti dalam fikiran kamu sudah terbayang dengan alat hitung cepat kalkulatorkan?. Trik ini lebih canggih dari sebuah kalkulator. Bahkan kalkulator sekalipun masih membutuhkan banyak waktu jika soalnya dengan rumus yang panjang.

Kita akan menggunakan software handphone / ponsel bernama F(x).
Software ini bekerja dengan menjalankan rumus-rumus yang sudah kita setting sebelumnya. Jadi, untuk mengerjakan soal matematika, kita hanya perlu memasukkan angka-angka yang diketahui saja. Software ini secara otomatis langsung menjalankan rumus-rumus yang sudah kita masukkan sebelumnya. Contoh, pada gambar dibawah untuk mencari luas lingkaran, kita hanya perlu memasukkan jari-jari (r) saja, kemudian software otomatis menjalankan rumus.


Baiklah, sebelum menggunakan software yang saya maksud di atas, sediakan dulu bahan-bahan berikut:
1. Handphone / ponsel ber-OS Symbian s60v2 atau s60v1. Berikut beberapa list s60v2:
Nokia 3600,
Nokia 3620,
Nokia 3650,
Nokia 3660,
Nokia 7650,
Siemens SX1,
Lenovo P930,
Nokia 3230,
Nokia 6260,
Nokia 6600,
Nokia 6620,
Nokia 6630,
Nokia 6670,
Nokia 6680,
Nokia 6681,
Nokia 6682,
Nokia 7610,
Nokia N70,
Nokia N72,
Nokia N90,
Panasonic X700,
Panasonic X800,
Samsung D720,
Samsung D730,
Samsung Z600

Untuk ponsel s60v1 cari sendiri ya, yang saya tau diantaranya N-gage Classic ama QD

2. Software f(x), dowload disini
3. Software X-plore, dapat di download disini

Setelah f(x) dan x-plore kamu download, ekstrak trus kirim ke hp mu, via kabel data, bluetooth, cardreader atau apalah. Yang penting nyampe ke hp mu . Kemudian install kedua software tersebut.

Secara default, f(x) sudah menyediakan 290an rumus. Mulai dari luas bangun datar, volume, trigonometri, integral hingga rumus-rumus fisika dan umum. Semua rumus ini tersimpan pada x:/F(x) Applets/. Dimana, x adalah lokasi tempat kamu install f(x). Jika kamu instal pada memori internal, ganti x dengan C. Jika kamu install f(x) pada memeri eksternal, ganti x dengan E.

Logika dasar pembuatan rumus

Untuk menyusun sebuah rumus, perlu pengetahuan logika dasar dulu pada software ini. Pengetahuan logika ini sangat penting diketahui jika rumus yang disediakan masih kurang dan ingin ditambah lagi. Secara garis besar, logika rumus tersusun dari 3 bagian, biasanya saya sebut dengan Inisial, Formula, dan Deskripsi. Untuk lebih jelas, kita ambil satu contoh dari rumus yang sudah ada. Kita ambil saja rumus luas segitiga yang ada pada x:/F(x) Applets/Volume and Area/Area – Triangle.f(x) 
buka logika rumus tesebut dengan menggunakan x-plore dan kamu akan melihat kode seperti ini:
——————————————
out real TA;
in real a,b;

TA = (a*b)/2;

@a unit length M “Side A (Base)”;
@b unit length M “Side B (Height)”;
@TA unit area MSq “Area”;
—————————————————

out real TA;
in real a,b;

inilah yang saya sebut inisial. Baris pertama mempunyai arti, output berupa bilangan real dengan inisial TA. Dan baris kedua mempunyai arti, inputnya ada dua yaitu a dan b dengan bentuk bilangan real.

TA = (a*b)/2;

bagian ini adalah formula. Sesuai dengan rumus luas segitiga = alasxtinggi/2.
Pada formula, luas=TA, Alas=a, Tinggi=b.


@a unit length M “Side A (Base)”;
@b unit length M “Side B (Height)”;
@TA unit area MSq “Area”;

dan baris diatas merupakan deskripsi. Disini akan menjelaskan dari inisial. Pada baris pertama, menjelaskan inisial a dalam bentuk panjang dengan satuan Meter (M) dengan nama “Side A (Base)”. Agar mudah dimengerti kamu dapat mengganti “Side A .(Base)” dengan nama “Alas”.

Begitu juga baris kedua hampir sama dengan baris pertama, kamu dapat mengganti nama “Side B (Height)” menjadi “Tinggi”.

Pada baris ketiga mempunyai arti TA dalam bentuk satuan luas, dengan satuan meter kuadrat (MSq=Meter Square) dan mempunyai nama “Area”. Juga, kamu bisa mengganti namanya dengan mengubah “Area” menjadi “Luas”. Sehingga akan tampak perubahan namanya seperti gambar berikut:
gimana? Udah pada jago logikanyakan?. Ayo obok-obok lagi coding yang lain biar makin mahir dan dapat memaksimalkan fungsi software ini. Semoga dapat bermanfaat bagi rekan pembaca sakalian…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar