Rabu, 04 Januari 2012

Kesalahan Kecil Pendidikan Komputer Indonesia


Ngomongin pendidikan di Indonesia mungkin gak ada habisnya kali ya. Mulai dari pembocoran soal ujian, penyogokan, kekerasan dan lain sebagainya. Opss, itu yang negatif aja, banyak juga kok yang positifnya. Walaupun gak seberapa :D.

Oke, kali ini saya gak bakal bahas tentang pendidikan di Indonesia secara umum. Yang akan saya bahas hanya sesuatu yang janggal sedikit mengenai pendidikan komputer / TI di Indonesia ini (mungkin negara lain juga sama).

Saya pertama kali belajar masalah TI atau komputer pada saat kelas 5 SD lalu, kira-kira tahun 2002/2003. Dan yang paling saya ingat pada saat itu kami masih memakai komputer intel pentium I dan II dengan OS (Operating System) Windows 95 dan 98
yang udah canggih dijamannya, ckck. Hingga sekarang, SMP dan SMK juga begitu, menggunakan OS Windows keluaran Microsoft Inc.

Sepanjang tahun, kami diajarkan banyak mengenai penggunaan program-program Windows. Mulai dari DOS, paket Ms. Office, dll. Hingga sekarang, baru terlintas dipikiran saya,

"Bukankah program-program yang diajarkan disekolah harganya sangat mahal? Bahkan hingga ratusan dolar Amerika?. Kok kita gak pernah diajarkan untuk "membelinya"?.

Kita hanya diajarkan untuk memakainya, tidak membelinya. jangankan untuk mengajarkan membelinya, sekolah sekalipun belum penah saya temui memakai software asli, baik OS maupun program lainnya (baca: bajakan). Nah lho, berarti secara gak langsung kita diajarin untuk memakai bajakan dong?.

Saya sangat yakin, hampir semua pembaca blog ini TIDAK ADA yang memakai software asli dari Windows (termasuk saya sendiri). Selain illegal dimata hukum, pembajakan juga dilarang agama lho. So, berdosa dong pemakai bajakan.

Lantas bagaimana kalo udah begini?. Hmm, kita sebagai pelajar / mahasiswa Indonesia gak bisa tinggal diam dong. Kok masih mau mengikuti sistem pendidikan begitu aja. Fine kalo kamu tajir, mau beli software semahal apapun its not a big problem bagi kamu, toh udah bebas dari yang namanya "bajakan".

Trus gimana dong kalo yang kere kaya' saya ini?. Well,Kenapa kita tidak migrasi saja dari Windows ke Linux yang opensource?. Yah, tepat sekali LINUX. Selain gratis, softwarenya juga banyak gratis dan opensource (bebas untuk dimodifikasi). Berbeda dengan Windows yang berbayar dan tidak opensource. Dan yang paling penting HAMPIR TIDAK ADA virus di Linux dengan sistem jauh lebih baik dari Windows.

Wow, kalo gitu kenapa kita tidak beralih ke Linux saja? Hmm. Anda tertarik? Tunggu posting saya selanjutnya menggenai Linux.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar